Imigrasi Karawang-Purwakarta Deportasi 14 WNA, Ini Penyebabnya!

 

Kamis, 17 November 2016 18:39
 

PURWAKARTA,TRIBUNJABAR.CO.ID - Imigrasi Kelas II Kabupaten Karawang selama 2016 ini telah mendeportasi belasan warga negara asing (WNA) yang menyalah gunakan izin tinggal. Imigrasi Karawang sekaligus membawahi Kabupaten Purwakarta.

"Total yang dideportsi sebanyak 14 orang. Tapi ada juga WNA yang telah overstay," ujar Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Imigrasi Kelas II Karawang, Asriyani Puspita ditemui usai rapat pengawasan orang asing di Kantor Kesbangpol Purwakarta, Jalan Gandanegara, Kamis (17/11).

Kebanyakan dari mereka yang dideportasi karena menyalahgunakan izin tinggal dan berstatus sebagai tenaga kerja di sejumlah kawasan industri di Kabupaten Karawang dan Purwakarta.

"Mereka yang dideportasi berstatus tenaga kerja asing, tapi datang ke Indonesia dokumen imigrasinya bukan untuk bekerja, meskipun ada diantara mereka yang expert (tenaga ahli)," ujar Asri.

Kawasan industri berbagai jenis usaha banyak berdiri di Kabupaten Karawang dan Purwakarta. Itu jadi salah satu alasan banyak tenaga kerja asing yang datang ke dua daerah itu.

"Dari yang dideportasi kebanyakan dari Kabupaten Karawang karena kawasan industri disana mungkin lebih banyak dibanding Purwakarta," ujar Asri. Di Purwakarta, Imigrasi Kelas II Karawang akan segera menggelar operasi tenaga kerja asing.

Dari belasan WNA yang dideportasi kebanyakan dari Tiongkok, Jepang hingga Korea Selatan. Ketiga negara itu memiliki banyak perusahaan di Karawang dan Purwakarta. Disinggung WNA asal China yang dideportasi akibat pemberlakuan bebas visa ke Indonesia, Asri berpendapat itu bisa saja jadi.

"Bisa jadi karena itu karena Indonesia sekarang sudah menerapkan bebas visa bagi 169 negara. Makanya, pengawasan orang asing semakin digalakkan," ujar dia. (men)

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)