Sindikat penyelundup menelantarkan imigran ilegal asal Indonesia selama dua hari tanpa makan dan minum

By Halim Said - March 13, 2017 @ 1:09pm

NEW STRAITS TIMES

KOTA  TINGGI (Malaysia): Sebanyak 48 orang illegal imigran asal Indonesia, termasuk seorang bayi laki-laki, dibiarkan terjebak oleh sindikat, dan dipaksa untuk bertahan di rawa bakau Pungai selama dua hari tanpa makanan dan minuman.

Kelompok tersebut yang terdiri dari 43 laki-laki, 4 perempuan dan seorang bayi laki-laki berusia 9 bulan, ditinggalkan terlantar di tempat tersebut oleh para sindikat. Mereka bersembunyi untuk menunggu anggota sindikat yang telah mereka bayar untuk membawa mereka kembali ke Indonesia secara ilegal.

Akan tetapi harapan mereka untuk pulang musnah saat tidak ada anggota sindikat yang menjemput mereka, dan kepolisian melakukan razia di sekitar wilayah rawa Pungai malam tadi (12/3) sekitar pukul 20:00 waktu setempat.

Komandan Kepolisian Laut Wilayah II, Shaari Ariffin, mengatakan bahwa imigran ilegal yang mereka tangkap berusia sekitar 20-40 tahun. Mereka sudah menunggu sejak hari Sabtu untuk dijemput oleh para penyelundup.

“48 orang seluruhnya termasuk seorang bayi ditemukan dalam keadaan lelah dan dehidrasi karena selama 48 jam mereka bertahan tanpa makanan dan air minum,” ungkapnya.

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)