Gagalkan Keberangkatan TKI Non-Prosedural, Dua Petugas Imigrasi Terima Penghargaan dari BNP2TKI

Pemberian penghargaan pegawai ditjenim

Pemberian penghargaan pegawai ditjenim

Jakarta- Dua petugas Imigrasi mendapatkan penghargaan dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) atas dedikasinya menjalankan tugas dalam memberikan perlindungan kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) melalui pencegahan keberangkatan TKI non-prosedural melalui Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BNP2TKI Nusron Wahid di Aula Kantor BNP2TKI Jakarta pada Senin (5/6).

Pemberian penghargaan tersebut dilakukan setelah diselenggarakan Konferensi Pers terkait Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) terkait perlindungan hukum kepada calon TKI yang akan bekerja ke luar negeri maupun TKI yang kembali.

Direktur Jenderal Imigrasi, Ronny F Sompie, mengatakan kerjasama ini berfungsi sebagai kegiatan hukum litigasi dan nonlitigasi kepada kepada Calon TKI dan TKI. Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) melalui Pusat Penyuluhan Hukum akan memberikan advokasi dan pembelaan kepada hak-hak atas tenaga kerja.

”Litigasi artinya memberikan pendampingan proses ketika ada calon tenaga kerja kita bermasalah dengan hukum. Sedangkan nonlitigasi, sebagai penyuluhan hukum, dan konsultasi hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BNP2TKI, Nusron Wahid, menjelaskan ketika TKI kembali ke Indonesia pada saat momen Idul Fitri banyak permasalahan yang muncul. Adapun bantuan teknis yang diberikan oleh Kemenkumham adalah berupa bantuan hukum melalui Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang lolos verifikasi dan akreditasi. Organisasi tersebut akan memberikan bantuan hukum kepada calon tenaga kerja  yang akan pergi bekerja atau telah kembali dari luar negeri.

“Kerja sama ini salah satu solusi untuk memberikan penyuluhan hukum kepada calon TKI dan TKI,” ucapnya. (humas)

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)