KANTOR IMIGRASI NGURAH RAI DEPORTASI 55 WN RRT DAN 1 WN TAIWAN SINDIKAT CYBER FRAUD INTERNATIONAL

Cyber Crime Ditangkap Kanim Ngurah Rai 2

Cyber Crime Ditangkap Kanim Ngurah Rai 2

(Bali, 03 Januari 2018) Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai pada hari ini akan melakukan tindakan deportasi terhadap 55 Warga Negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan 1 (satu) orang Warga Negara Taiwan dari jumlah 64 WNA ( 1 WN Malaysia, 8 WN Taiwan, dan 55 WN RRT) yang terlibat dalam sindikat Cyber Fraud International. Sedangkan sisanya (7 orang WN Taiwan dan 1 orang WN Malaysia) belum dapat dideportasi karena masih dalam proses penyidikan. WNA tersebut ditangkap karena merupakan sindikat kejahatan Cyber Fraud International. Penangkapan dilakukan di  (4) empat tempat yaitu rumah yang beralamat di Jl. Tukad Badung, Perumahan Puri Pesona, Komplek Pecatu Indah Resort, dan Perumahan Golden Gate.

Penangkapan dilakukan oleh pihak Polda Bali pada hari Kamis tanggal 11 Januari 2018. Dari hasil penangkapan ditemukan bahwa mereka masuk ke Wilayah Indonesia dengan menggunakan Visa on Arrival sebanyak 8 orang, Visa Indeks 211 untuk  60 hari sebanyak 6 orang, menggunakan Bebas Visa Kunjungan sebanyak 40 orang, dan 2 orang pemegang KITAS. Kecuali pemegang KITAS, semua masa berlaku izin tinggal tersebut telah melewati batas (overstayed).

Berdasarkan temuan dari hasil penyelidikan ditetapkan bahwa 56 Warga Negara Asing ini telah terbukti melanggar Pasal 78 ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yang mana “ orang asing pemegang izin tinggal yang telah berakhir masa berlakunya dan masih berada dalam wilayah Indonesia lebih dari 60 (enampuluh) hari dari batas waktu izin tinggal dikenai tindakan administrative keimigrasian berupa deportasi dan penangkalan, serta dipandang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak menaati peraturan perundang-undangan sebagimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (1) a Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Oleh karena itu dilakukan tindakan administrative keimigrasian terhadap 56 orang asing tersebut berupa Deportasi keluar wilayah Indonesia. (NGR)

 

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)