Sekjen Kemenkumham RI Apresiasi Ruang Ramah HAM Kantor Imigrasi Mataram

Sekjen Kemenkumham RI Apresiasi Ruang Ramah HAM Kantor Imigrasi Mataram

Sekjen Kemenkumham RI Apresiasi Ruang Ramah HAM Kantor Imigrasi Mataram
 
(Kiri ke kanan) Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Dudi Iskandar, Sekjen Kemenkumham RI, Bambang Rantam Sariwanto, Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham NTB, Edy Setiadi, dan Kepala Kanwil Kemenkumham NTB, Sevial Akmily, berbincang pada saat kunjungan ke Kantor Imigrasi Kelas I Mataram Kamis, 8 Februari 2018. (Suara NTB/why)

9 Februari 2018 

Mataram (Suara NTB) – Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI, Dr. Bambang Rantam Sariwanto menyambangi Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Kamis, 8 Februari 2018. Dalam kesempatan itu dia mengapresiasi inovasi ruang ramah HAM pelayanan paspor.

Ruang ramah HAM itu dalam bentuk ruang khusus bagi lansia di atas 60 tahun, ibu hamil, anak di bawah atau sama dengan dua tahun, serta penyandang disabilitas.

“Memang penting bahwa pelayanan paspor berdimensi HAM. Ini akan jadi bagian penting pelayanan publik,” ujar Bambang.

Turut mendampingi Kepala Kanwil Kemenkumham NTB, Sevial Akmily, Kadiv Keimigrasian, Edy Setiadi, dan Kepala Kantor Kelas I Imigrasi Mataram, Dudi Iskandar.

Bambang mengapresiasi inovasi Imigrasi Mataram yang baru pertama kali ada diterapkan di Indonesia dengan konsep ramah HAM tersebut.

Menurutnya, ragam inovasi pelayanan itu bertujuan untuk mencapai tingkat kepuasan pelayanan publik sesuai dengan indeks.

“Ujung-ujungnya harus mencapai kepuasan. Konsep pelayanan harus memenuhi ekspektasi kepuasan masyarakat. Ini yang harus dipahami teman-teman kantor imigrasi di sini,” paparnya.

Pada saat yang sama, Bambang mengingatkan kantor imigrasi Mataram untuk terus meningkatkan inovasi dalam bentuk terobosan pelayanan serta penindakan.

NTB menjadi salah satu destinasi wisata unggulan dengan potensi kunjungan wisatawan asing. Untuk itu, diperlukan peningkatan pelayanan keimigrasian maupun penindakan terhadap pelanggaran aturan keimigrasian.

“Ada peran strategis yang bisa dilakukan. Imigrasi Mataram harus bisa menjadi penjaga pintu gerbang Indonesia di NTB bagi orang yang masuk atau keluar, sebagai penegak hukum,” tandas Bambang. sumber: suara NTB

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)