Lima Nelayan Filipina Ditempatkan di Ruang Detensi Kantor Imigrasi Tarakan

Jumat, 16 Februari 2018 

TARAKAN - Lima nelayan asal Filipina yang terombang-ambing selama empat hari di Laut Sulawesi akibat mesin kapal dompengnya mati, kini berada di Ruangan Detensi yang ada di Kantor Imigrasi Kota Tarakan di Jalan Sumatera.

“Jam 5 sore kemarin, mereka diserahkan kepada kepala seksi Pengawasan Penindakan Imigration. Mereka kita tempatkan di ruangan detensi yang ada di Kantor Imigrasi,” ucap Staf Seksi Pengawasan Penindakan Imigration, Kantor Imigrasi Tarakan, Arif  Kristianto, Jumat (16/2/2018) di Kantor Imigrasi di Kota Tarakan.

Menurut Arif, penempatan di ruangan detensi di Kantor Imigrasi alasannya agar lebih memudahkan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap lima nelayan asal Filipina ini.

“Mau di rumah detensi (rudenim) atau ruangan detensi saja. Cuma kalau di ruangan detensi biar lebih mudah proses penyelidikannya,” ujarnya.

Arif mengatakan, ruangan detensi yang ada di Kantor Imigrasi Kota Tarakan memiliki kapasitas sebanyak 6 orang. Selama berada di ruangan detensi makanan dan minuman bagi para nelayan Filipina ini ditanggung oleh negara.

“Yah ditanggung negara,” katanya.

Seperti diketahui, lima nelayan Filipina masing-masing Denton, Asraf , Saman, Bunsan, dan Kids yang terombang-ambing selama empat hari di Laut Sulawesi Indonesia, Senin (12/2/2018)  diselamatkan TB Kei Trans 29 yang berangkat dari Halmahera menuju Tanjung Selor.

Lalu tim gabungan tim gabungan dari Kota Tarakan, yang terdiri dari Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP), Polair, Basarnas, Balai Kesehatan Pelabuhan dan Imigrasi, melakukan penjemputan nelayan ini di Pelabuhan Ancam dan dibawa ke Pelabuhan Navigasi Kota Taraka, Kamis (15/2/20178).

Selanjutnya lima nelayan Filipina ini diamankan di Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tarakan.

Di Kantor KSOP Tarakan, lima nelayan Filipina ini langsung diberikan minum teh hangat dan pisang goreng. Tampak kelimanya sangat menikmati hidangan pisang goreng yang diberikan. (*)

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)