Tinggal di Rumah Istri, Pengungsi Rohingya Diamankan Imigrasi Jember

Rabu 18 April 2018, 09:59 WIB

Jember - Seorang pengungsi Rohingya bernama Mir Ahmad Kholli Ahmad (42), diamankan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Kantor Imigrasi Kelas II Jember di Banyuwangi. Mir Ahmad diamankan dari rumah istrinya di Kalipuro, Banyuwangi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Jember, Kartana mengatakan, Mir Ahmad diamankan 12 April. Pengungsi Rohingya tersebut tidak mengantongi izin tinggal dan hanya memiliki kartu identitas dari UNHCR (Organisasi PBB yang menangani pengungsi) perwakilan Malaysia. 
"Setelah kami lakukan pemeriksaan, yang bersangkutan menunjukkan surat keterangan dari UNHCR yang dikeluarkan di Malaysia. Jadi dia statusnya pengungsi yang tinggal di Malaysia," kata Kartana, Rabu (18/4/2018).
Kartana menjelaskan, Mir Ahmad masuk melalui jalur tikus di wilayah Perairan Dumai, Kepulauan Riau pada 28 Desember 2017. Dia kemudian tinggal di rumah istrinya di Banyuwangi.
Meski Mir Ahmad masuk secara ilegal di Indonesia, pihak imigrasi tidak bisa melakukan deportasi. "Karena Rohingnya tidak ada negaranya, sedangkan pengungsi tidak bisa dideportasi. Sehingga kami akan membantu mendaftarkan yang bersangkutan ke UNHCR di Jakarta," tandas Kartana.
Untuk sementara, lanjut dia, selama belum mendapatkan kartu dari UNHCR di Jakarta, Mir Ahmad akan tinggal di Ruang Detensi Imigrasi (Rudenim).
"Namun setelah mendapatkan surat dari UNHCR, yang bersangkutan dapat tinggal di luar Rudenim karena berstatus sebagai pengungsi mandiri," ujar Kartana. 
(fat/fat) sumber: detik.com

 

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)