Di depan Dubes RI, Dirjen Imigrasi Gelorakan Perlindungan WNI di Malaysia

Di depan Dubes RI, Dirjen Imigrasi Gelorakan Perlindungan WNI di Malaysia

 

Kuala Lumpur (6/8) - Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia pada Senin (6/8) siang waktu setempat. Kunjungan ini dilakukan di sela-sela waktu sebelum menghadiri Pertemuan Tahunan Direktur Jenderal Imigrasi Se Asia Tenggara tahun 2018.

Dirjen Imigrasi disambut oleh Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana. Di depan Dubes RI, Atase Imigrasi dan pejabat Imigrasi yang bertugas di perwakilan RI di Malaysia, Dirjen Imigrasi menggelorakan semangat perlindungan bagi WNI yang tinggal di Malaysia.

Ronny mengatakan sejak 2017 Ditjen Imigrasi sudah mencegah pengiriman TKI non prosedural (TKI NP) melalui penundaan pemberian paspor di Kantor Imigrasi dan keberangkatan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi.
" Untuk selanjutnya kami akan menyasar PJTKI (Perusahaan Jasa Tenaga Kerjaa Indonesia) atau PPTKIS (Pelaksana Penempatan TKI Swasta) nakal yang membantu para TKI NP berangkat ke luar negeri, mereka harus bertanggung jawab" ujarnya.

Perusahaan nakal inilah yang seringkali menggunakan modus-modus tertentu dalam memberangkatkan TKI NP dengan imbalan yang cukup besar. Mereka mengiming-imingi para pencari kerja dengan penghasilan yang besar di luar negeri.

"Kita akan optimalkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil di Imigrasi untuk menindak pelanggaran-pelanggaran ini," ungkapnya

Selanjutnya Dirjen Imigrasi akan berupaya melobi Ketua Pengarah Imigresen (Dirjen Imigrasi Malaysia) untuk memberikan kebijakan yang meringankan bagi TKI yang bekerja di Malaysia.

"Misalnya jika ada perusahaan bangkrut, lalu TKI nya bisa berpindah tempat kerja di Malaysia tanpa pulang ke Indonesia. Sehingga tidak perlu biaya mahal untuk pulang, " jelasnya.

Sementara itu Dubes RI untuk Malaysia Rusdi Kirana menyambut positif ajakan Dirjen Imigrasi dengan membuka pelayanan keimigrasian yang maksimal bagi WNI. Rusdi menambahkan, KBRI Malaysia membuka 22 konter pelayanan penerbitan paspor RI dan SPLP bagi WNI.

" Kami terus bekerja dalam melayani WNI di sini, kami layani penerbitan paspor dan juga SPLP(Surat Perjalanan Laksana Paspor) bagi yang membutuhkan," katanya.

 

 

 

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)