Vietnam mengambil langkah untuk mewujudkan Visa Bersama ASEAN Untuk Wisata (1)

Berbagai kebijakan telah dilakukan oleh pemerintah Viatnam melalui sejumlah instansi yang terkait dengan pariwisata untuk mewujudkan kebijakan visa bersama ASEAN.

Pembentukan sistem visa bersama ASEAN dinilai merupakan kunci untuk meningkatkan industri pariwisata di dalam kawasan.

 

Pada tahun 2013, dalam pertemuan pertama tingkat menteri Ayeyawady-Chao Phraya-Mekong Economic Cooperation Strategy (ACMECS) di Ho Chi Minh, sejumlah perwakilan negara anggota antara lain Laos, Kamboja, Myanmar, Thailand,  dan Vietnam, serta pelaku industri pariwisata yang tergabung dalam ACMECS menyambut baik inisiatif ini dan melakukan diskusi membahas masalah kerja sama terkait visa bersama lima negara untuk mempromosikan kemudahan perlintasan dalam wilayah ACMECS.

 

Dalam Forum Pariwisata ASEAN 2016 yang diselenggarakan di Filipina bulan Januari, saat pertemuan tingkat menteri, pimpinan tertinggi bidang pariwisata di Vietnam mengumumkan bahwa mereka telah memfokuskan untuk melaksanaan berbagai program dan rencana dalam rangka menyelaraskan program pariwisata Vietnam agar sejalan dengan misi pariwisata ASEAN, mengacu kepada Strategi Kepariwisataan ASEAN 2016-2025, yaitu mencapai tujuan bersama menciptakan destinasi atraktif seluruh kawasan ASEAN serta membangun Komunitas ASEAN yang efektif dan dinamis.

 

Saat ini, Vietnam telah melaksanakan berbagai usaha untuk mendukung industri pariwisata domestik dalam meningkatkan daya saing seiring pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Dalam waktu dekat, Vietnam bersama negara-negara lain akan lebih fokus dalam implementasi perjanjian kesepahaman tentang pekerja industri pariwisata di dalam ASEAN, berdasarkan Standar Kompetensi Umum ASEAN bagi profesional dibidang pariwisata, seperti pengembangan standar pariwisata ASEAN dan prosedur sertifikasi bagi hotel-hotel ramah lingkungan, akomodasi dan penginapan, toilet umum, layanan spa, serta kebersihan kota tujuan wisata dan wisata berbasis komunitas. Kerjasama yang dilakukan juga akan fokus kepada pembangunan kepariwisataan ASEAN dalam bidang wisata alam, wisata budaya dan sejarah, wisata berbasis komunitas, wisata kapal pesiar, wisata sungai, dan wisata medis.

Contoh visa bersama yang diterapkan dalam negara-negara satu kawasan adalah Visa Schengen yang berlaku di 26 negara anggota Uni Eropa. Berdasarkan aturan, para pengunjung internasional cukup mengajukan visa di kantor konsuler yang menjadi negara tujuan utama dalam kunjungan mereka, yaitu negara tempat mereka akan lebih banyak beraktivitas atau negara pertama yang akan mereka kunjungi.

(Bersambung)

VNA      

Artikel yang diterjemahkan dalam laman www.english.vietnamnet.vn

 

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)