Tujuh cara Uni Eropa membangun “Benteng Teknologi” bagi para pengunjung (3)

 

 

 

ETIAS

Jika saat ini Eropa memiliki informasi yang tersimpan dalam VIS hanya bagi pengunjung yang memiliki visa masuk ke UE, dan EURODAC bagi para pencari suaka, tak lama lagi UE akan memiliki informasi dari setiap pengunjung bebas visa yang masuk ke wilayahnya.

Dijadwalkan akan diluncurkan pada Januari 2021, Sistem Otorisasi dan Informasi Perjalanan Eropa (European Travel Information and Authorization System/ETIAS) menjadi skema yang pertama kali di Eropa yang mewajibkan pengunjung untuk mengajukan izin sebelum melakukan perjalanan.

Sistem ETIAS, yang mirip  dengan Sistem Elektronik untuk Otorisasi Perjalanan Amerika Serikat (the U.S Electronic System for Travel Authorization System/ESTA), mensyaratkan semua pengunjung bebas visa untuk mendaftar secara daring dan mendapatkan persetujuan sebelum tiba di UE.

Prosedur aplikasi, yang dapat diisi kurang lebih selama 15 menit, meminta informasi dari setiap pengunjung  tentang nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, nomor telepon, email, dan kewarganegaraan, termasuk informasi lain terkait pendidikan, pengalaman pekerjaan, dan lain-lain.

Setiap permohonan dalam ETIAS akan diproses melalui pemeriksaan keamanan secara detil untuk menentukan apakah pemohon tersebut dapat diizinkan memasuki negara-negara Zona Schengen.

ECRIS-TCN

Sistem Informasi Penyimpanan Data Kriminal Eropa (the European Criminal Records Information System/ECRIS) juga merupakan skema keamanan di UE. Tujuan utamanya adalah mengefisienkan pertukaran informasi  antar negara anggota UE terkait data pelaku kriminal yang ada dalam UE.

Dalam pertengahan tahun ini, Uni Eropa sepakat untuk memperkenalkan aturan baru tentang bagaimana pertukaran informasi melalui ECRIS dilakukan. Sistem terpusat akan segera menyertakan data yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi seseorang sekaligus mencakup informasi terkait negara ketiga dan dwikewarganegaraan UE.

Sistem Masuk/Keluar (Entry/Exit System/EES)

Sistem Masuk/Keluar atau EES merupakan salah satu dari skema baru di UE, yang akan dijalankan pada Januari 2022. Sistem ini akan mendata keluar/masuk setiap orang yang bukan warga negara salah satu negara UE yang akan memasuki wilayah UE. Mereka akan didata di setiap pintu eksternal UE.

Tujuan utama dari penerapan sistem ini adalah lagi-lagi untuk memperkuat dan melindungi perbatasan eksternal wilayah Schengen, dan melindungi serta meningkatkan pengamanan bagi warga negaranya.

Saat beroperasi pertama kali, sistem ini akan mendata dari setiap pengunjung terkait informasi: foto wajah, nama lengkap, tanggal lahir, kebangsaan, data paspor, tanggal kedatangan di UE dan titik kedatangan, tanggal keberangkatan di UE dan titik keberangkatan. Hasilnya, sistem ini akan menggantikan cap pada paspor yang tidak dibutuhkan lagi  karena EES sudah mendata dan menyimpan semua informasi kedatangan dan keberangkatan setiap orang.

Bersambung...

 

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)