Uncategorised

PEMBERLAKUAN PASPOR DESIGN BARU

Humas, 05 Desember 2014
Direktorat Jenderal Imigrasi secara bertahap menerbitkan paspor disain baru yang diperkenalkan pertama kali pada HUT Imigrasi ke 64, 26 Januari lalu. Paspor ini secara berangsur – angsur menggantikan paspor disain lama. Terdapat beberapa perubahan disain pada paspor baru seperti : sampul depan           paspor RI disain baru berwarna hijau muda kebiru–biruan (toscha) dengan logo garuda keemasan. Tulisan             REPUBLIK INDONESIA berada di atas logo garuda emas yang terletak ditengah sampul paspor;      2.  halaman identitas           halaman identitas pada paspor RI disain baru menempatkan kolom jenis kelamin (sex) pada ditengah kolom,           yaitu antara TGL. LAHIR / DATE OF BIRTH dan TEMPAT LAHIR / PLACE OF BIRTH;      3.  fitur pada lembar halaman paspor           Paspor RI disain baru menampilkan fitur – fitur keanekaragaman budaya dan hayati yang dimiliki bangsa                 Indonesia seperti Wayang, Angklung, Bekantan dll, yang secara kasat mata terlihat jelas;      4.  kolom tanda tangan pemegang paspor (signature of the bearer)           Kolom tanda tangan pemegang paspor pada paspor RI disain baru terletak pada halaman 48 (empat puluh             delapan);      5.  biaya           Pengenaan biaya untuk paspor RI disain baru adalah sebesar Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) untuk               blangko paspor sebagaimana diatur dalam PP nomor 45 Tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis                   Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.                                                                                                       An. Kepala Bagian Human dan Tata Usaha                                                                                                   Kepala Sub Bagian Humas                                                                                                     Yan Wely Wiguna                                                                                                           NIP. 19721101 199903 1 001
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)

SOSIALIASI PENERAPAN BIAYA BEBAN DI IMIGRASI SOEKARNO HATTA

Humas, 27 November 2014
 Jakarta (26/11), Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno Hatta mensosialisasikan penerapan biaya beban alat angkut ke penanggung jawab alat angkut hari ini (26/11) di Hotel Sheraton Bandara. Dibuka secara resmi oleh Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, sosialisasi ini diikuti oleh unsur – unsur CIQ Bandara, Angkasa Pura II dan stake holder bandara khususnya airlines yang beroperasi di Soekarno Hatta. Dalam pidato pembukaannya Plt. Direktur Jenderal Imigrasi menegaskan keharusan pengenaan biaya angkut merupakan amanat Undang – Undang nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian dikaitkan dengan penerapan PP 45 Tahun 2014 Tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian Hukum dan HAM. Sosialiasi ini dibuat dalam bentuk panel dengan narasumber Kepala Sub Direktorat Surat Perjalanan TKI dan Kepala Sub Direktorat Penyidikan Keimigrasian. Masing – masing Kepala Sub Bidang tersebut memaparkan kewajiban alat angkut dari perspektif Undang – Undang nomor 6 serta PP 31 Tahun 2013 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang – Undang nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian. Poin yang ditekankan oleh kedua narasumber adalah kewajiban penanggung jawab alat angkut untuk menginformasikan kedatangan pesawat / alat angkut beberapa jam sebelumnya jika alat angkut tersebut bersifat regular dan memastikan dokumen perjalanan beserta ijin masuk sesuai dengan ketentuan di Indonesia. Hal ini berkenaan dengan ketentuan di Undang – Undang nomor 6 maupun ketentuan di umum Annex IX yang mengikat semua negara dalam ICAO karena seseorang yang ditolak masuk akan menjadi tanggung jawab alat angkut untuk membawa kembali ke bandara atau pelabuhan dimana orang tersebut diberangkatkan. Efektifitas kegiatan ini diperbesar dengan dibukanya sesi tanya jawab. Pihak airlines sebagai stake holder yang bersinggungan secara langsung dengan imigrasi maupun unsur CIQ lainnya menyakan teknis penerapan peraturan keimigrasian atas kemungkinan – kemungkinan yang terjadi jika seseorang ditolak masuk di Indonesia, seperti ketersediaan ruang detensi yang memadai khususnya di Bandara serta keharusan pemerintah khususnya Direktorat Jenderal Imigrasi mensosialisasikan aturan ini ke dalam situs resmi IATA. Kesemua pertanyaan dijawab secara marathon oleh para narasumber dan Plh. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno Hatta yang sekaligus menutup kegiatan sosialisasi ini.
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)

Pemulangan Mandiri WNI 'Overstayer' Dibuka, 6.017 Sudah Dievakuasi

Humas, 05 Desember 2013
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri telah memulangkan 6.017 warga negara Indonesia (WNI) yang melebihi ijin tinggal (overstay) di Arab Saudi sementara 4.757 orang sisanya masih berada di Penampungan Imigrasi Shumaysi. Siaran pers dari Konsulat Jenderal RI Jeddah yang diterima Antara, Kamis, sebanyak 503 WNI Overstayer telah dipulangkan pada Rabu, 4 Desember 2013, dengan menggunakan pesawat khusus Saudi Air SV 3810 dari bandara King Abdul Azis pada pukul 20.00 waktu setempat. Rombongan tersebut terdiri dari 366 perempuan dewasa, 58 laki-laki dewasa dan 79 anak-anak. Dengan pemulangan ini, maka jumlah keseluruhan WNI Overstayers yang telah dipulangkan ke Indonesia sebanyak 6.017 orang. Sedangkan WNI Overstayer yang masih berada di Penampungan Imigrasi Shumaysi saat ini berjumlah 4.757 orang. Selain penerbangan khusus Saudia Airlines 19 WNI Overstayers dipulangkan dengan menggunakan penerbangan reguler Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV816, yang berangkat dari Jeddah pada pukul 21.30 Waktu Arab Saudi. Sesuai dengan komitmen Pemerintah Arab Saudi, proses pemulangan WNI Overstayers akan terus berlanjut dengan menargetkan pemulangan seluruh WNI Overstayers yang berada di Penampungan Imigrasi Shumaysi saat ini. KJRI Jeddah terus memberikan bantuan bagi proses pemulangan baik berupa transportasi pengangkutan WNI Overstayers dari Penampungan Imigrasi Shumaysi menuju Bandara King Abdul Aziz, konsumsi makanan, hingga bantuan tenaga staf KJRI sebanyak 10 orang di setiap pemulangan. Pemulangan WNI Overstayer tersebut sejalan dengan komitmen otoritas Arab Saudi, yang menyatakan terhitung sejak tanggal 1 Desember 2013, pihaknya akan menyediakan 16 pesawat khusus Saudia Airlines yang akan memulangkan WNI Overstayers yang saat ini berada di Penampungan Imigrasi Shumaysi, dengan jumlah kurang lebih 7200 orang. Sesuai dengan kebijakan yang diberlakukan oleh Pemerintah Arab Saudi, maka fokus pemulangan WNI Overstayers yang telah berjalan selama ini adalah WNI Overstayers penghuni Penampungan Imigrasi Shumaysi. Sementara itu, saat ini pihak otoritas Arab Saudi juga telah membuka proses pemulangan secara mandiri bagi para Overstayers termasuk WNI Overstayers yang masuk ke Arab Saudi dengan menggunakan visa Umroh dan Haji. Tim KJRI Jeddah hingga saat ini terus melakukan pendampingan bagi proses pemulangan para WNI Overstayers eks Haji dan Umroh. Pihak Imigrasi Arab Saudi telah mengeluarkan kebijakan baru bagi para Overstayers termasuk WNI Overstayers yang masuk ke Arab Saudi dengan menggunakan visa Umroh/Haji, dimana WNI Overstayers ex Umrah/Haji dimaksud dapat langsung mengurus exit permit/ijin meninggalkan wilayah Arab Saudi di Imigrasi Shumaysi tanpa harus terlebih dahulu melalui proses penampungan di Tarhil Shumaysi. Setelah mendapatkan exit permit, para WNI Overstayers diminta untuk dapat segera meninggalkan Arab Saudi atas biaya sendiri. Dalam kaitan ini, KJRI Jeddah memfasilitasi dan membantu para WNI Overstayers ex Haji/Umroh dimaksud dengan menyediakan transportasi berupa bus, hingga pendampingan di dalam melakukan proses pengurusan exit permit di Imigrasi Shumaysi. Sumber : http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/12/05/mxboym-pemulangan-mandiri-wni-overstayer-dibuka-6017-sudah-dievakuasi
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)

Over Stay, Dua Warga Asing Ditangkap

Humas, 12 Februari 2014
MATARAM-Dua orang warga asing berkebangsaan Amerika Serikat dan Malaysia, ditangkap petugas Imigrasi NTB. Warga asing ini ditangkap dan ditahan petugas karena melebihi masa izin tinggal (over stay). Warga Amerika Serikat, David Shanni, dan warga Malaysia, Noor Fazilawati binti Noordin, ditangkap petugas Imigrasi NTB atas alasan melanggar undang-undang keimigrasian. Dokumen keimigrasian dua warga negara asing ini kadaluwarsa. Paspor dan visa kunjungannya sebagai pelancong sudah melebihi waktu yang tertera. Bahkan David, sudah melampaui batas waktu masa izin tinggal hingga lima tahun. "Karena melanggar perundang-undangan keimigrasian, kedua warga negara asing ini kami tangkap," ujar Kepala Imigrasi NTB, Husni Thamrin di ruang kerjanya Rabu, (12/2). Kedua warga asing ini, lanjut Thamrin, terutama David, sudah diintai enam bulan lamanya. Dan baru tertangkap di kawasan Senggigi. Dan Noor Fazilawati berkebangsaan Malaysia, ditangkap di Mataram. Noor Fazilawati ditangkap bersama seorang anak perempuannya berusia anak-anak. "Keduanya akan segera dideportasi setelah kami mendapatkan tiket pemulangannya ke negara mereka masing-masing," tegas Husni Thamrin. Sementara itu, David, yang mendekam di ruang tahanan mengakui kesalahannya. Warga paman Sam ini mengaku tidak sempat mengurus dokumen keimigrasiannya karena sibuk dengan bisnisnya. David mengklaim dirinya memiliki sejumlah aset di Senggigi hingga tak sempat mengurus dokumen keimigrasiannya. David memiliki ijin tinggal terbatas di Lombok untuk kepentingan berwisata. Noor Fazilawati sendiri, dalam dokumennya terdaftar sebagai ibu rumah tangga. Namun dalam dokumennya terdaftar sebagai pelancong. Dua bulan lebih, warga Negeri Jiran ini dokumen keimigrasiannya dinilai melebihi waktu yang tertera. Atas alasan ini kemudian dua warga asing dewasa dan satu anak-anak ini ditangkap dan ditahan. (Mik) Sumber : http://www.portalentebe.com/2014/02/over-stay-dua-warga-asing-ditangkap.html  
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)

Paspor Dikembalikan, Manajer Timnas Bisa Ikut ke SEA Games

Humas, 05 Desember 2013
Metrotvnews.com, Jakarta: Manajer Tim Tenis Meja Indonesia Peter Layardi mengaku lega karena pencekalan terhadap dirinya sudah dicabut dan paspornya sudah dikembalikan. Ia menerima paspornya dari JAM Intel Kejaksaan Agung, Adjat Sudrajat, Selasa (3/12)"Saya lega karena paspor saya yang ditahan pihak Imigrasi sejak 15 November lalu sudah dikembalikan. Jadi, saya bisa mendampingi tim tenis meja Indonesia saat bertanding di SEA Games XXVII Myanmar 2013," kata Peter di Jakarta, Rabu (4/12).Paspor Peter ditahan pihak imigrasi ketika ia baru kembali dari Malaysia atas permintaan Kejaksaan Tinggi sehubungan dengan kasus pencemaran nama baik yang dituduhkan mantan Sekjen PB PTMSI Marina Warokka. Kini, kasusnya tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat."Saya berterima kasih kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, Ketua KONI Pusat Tono Suratman dan Kejaksaan Agung yang telah membantu saya untuk bisa mendapatkan kembali paspor. Kini, saya bisa lebih konsentrasi mengemban tugas sebagai manajer tim tenis meja," kata Peter. (*) Editor: Irvan Sihombing
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Rating 0.00 (0 Votes)